Partai Demokrasi Kebangsaan


Partai Demokrasi Kebangsaan

Presiden : Muhammad Ryaas Rasyid
Sekretaris Jendral : Rapiuddin Hamarung
Bendahara Umum : Litha Brent

Kantor DPP
Alamat : Jl. Pejaten Barat No.30
Jakarta 12510
Telp/Fax : 021-7804654

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 20

Website : http://www.pdk.or.id/

Visi

Menghadirkan pemerintahan yang baik, membangun negara Indonesia seutuhnya demi mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia serta keadilan bagi setiap rakyat indonesia.

Profil

PARTAI demokrasi kebangsaan mengedepankan prinsip demokrasi modern yang menghindari segala bentuk-bentuk kekerasan serta mengutamakan pengembangan intelektualitas politik. Oleh karena itu PDK tidak membentuk satuan-satuan tugas, laskar dsb.

PDK yang saat ini dipimpin oleh Ryaas Rasyid seorang guru besar ilmu politik serta mantan Meneg PAN, lahir atas inisiatif beberapa tokoh intelektual diantaranya alm. Afan Gafar dan Andi Malarangeng. PDK mengagendakan penegakan nilai-nilai etika dalam politik dan pemerintahan.

13 Responses to Partai Demokrasi Kebangsaan

  1. Patar Sotardugur Manik November 16, 2008 at 10:08 pm

    Bravo PDK

  2. Patar Sotardugur Manik November 16, 2008 at 10:12 pm

    nilai nilai etika dalam perpolitikan di indonesia itulah yg di kemas dalam PDK, Kami yakin dalam menjalankan visi dan misi kedepan PDK salah satu partai yang masih diminati Rakyat indonesia, diharapkan masih perlu diberikan arahan sampai kepengurus daerah agar tatap solid.
    Kami yakin masyarakat indonesia dimanapun akan lebih dewasa menentukan sikap Politik. trims

  3. agus_wonogiri December 2, 2008 at 10:56 am

    melangkah maju PDK

  4. suryanto February 11, 2009 at 7:06 pm

    jaya PDK

  5. astrid March 20, 2009 at 11:26 am

    choose PDK for better future :)

  6. cengong March 28, 2009 at 11:28 pm

    Tapi kenapa yaa…. PDK gak terdengar sama sekali suaranya, iklan gak ada…. , calegnya juga banyak yg gak berbobot dibanding Pemilu 2004 …… , trus benderanya jarang terlihat …. melempem ???? atau hilang pamornya setelah ditinggal bung Andi Malarangeng …… waduhhhh kasihan ya pa Ryaas ….. sekarang PDK kesannya kayak mati suri deh ….Rapiudin Hamarung apa kerja dikau selama ini ???? makanya pak Ryaas, kalo pilih sekjend jangan cuma dilihat dia orang dari sulawesi aja ……. cari dong yg berbobot, katanya anda anti KKN ….. nyatanya ?????

  7. cengong March 28, 2009 at 11:29 pm

    Tapi kenapa yaa…. PDK gak terdengar sama sekali suaranya, iklan gak ada…. , calegnya juga banyak yg gak berbobot dibanding Pemilu 2004 …… , trus benderanya jarang terlihat …. melempem ???? atau hilang pamornya setelah ditinggal bung Andi Malarangeng ……

  8. juniardi April 2, 2009 at 6:19 pm

    jayalah PDK maju terus jangan ragu…………
    hidup PDK……..

  9. Murdukur April 13, 2009 at 1:02 pm

    PDK sejak ditinggal Andi Mallarangeng jadi kehilangan pamrornya. Hal ini diperparah dengan seleksi Caleg-nya yang sembrono. Contohnya Caleg PDK No. 1 Dapil Sleman Yogya, Ilmardani RR. Dia orang yang sama sekali tidak memiliki background politik. Makanya waktu terlibat di PPRN Sleman, dia di depak. Eeee…, malah diterima di PDK Nomer urut satu. Emangnya PDK kolektor barang bekas yang sudah nggak kepakai. Emangnya nggak ada lagi caleg yang mau bergabung di PDK. Ilmardani, yang panggilannya Dani itu juga orang yang bermoral bejat. Akrab dengan perdukunan, dan doyan perempuan - menggunakan ilmu hitamnya.
    Ini bukan fitnah, tapi realita. Tolong PDK lebih selektif memilih caleg, apalagi pengurus partai.Tadinya saya mau mendukung dan mencontreng PDK. Tapi melihat Caleg nomer satunya dia, (Maaf), saya jadi mengurungkan diri dan tidak akan pernah mencontreng PDK.
    Berikut saya sertakan salah satu artikel yang menulis tentang didepaknya Dani dari PPRN.

    Lagi, Konflik Guncang Internal Parpol 09/01/2008 04:30:56

    SLEMAN (KR) - Belum tuntas konflik di internal DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Sleman dengan munculnya DPD PAN Musdalub, kini konflik sengit di internal parpol kembali terjadi. DPD Partai Peduli Rakyak Nasional (PPRN) Sleman diguncang prahara. Sebanyak 14 DPC PPRN dari 17 DPC yang ada di Kabupaten Sleman menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua DPD PPRN Ir Ilmardani Rince Ramli MM. Bahkan mereka mengancam akan menduduki kantor DPD PPRN jika tuntutan pembekuan DPD PPRN tidak direspons DPW.
    Koordinator DPC PPRN se-Kabupaten Sleman Dedy Supriyadi didampingi Didik Indarto (DPC Depok) dan Sujadi (DPC Mlati) menjelaskan, mosi tidak percaya itu didasari gagalnya Ilmardani menggerakkan roda organisasi dari level DPD sampai DPC. Ketua DPD PPRN dinilai tidak mampu membangun komunikasi politik dengan internal maupun eksternal, sehingga PPRN Sleman terjadi stagnasi dan kebuntuan politik.
    “Sehubungan dengan hal di atas kami minta DPW PPRN DIY membekukan DPD PPRN Sleman kepemimpinan Ir Ilmardani Rince Ramli MM. Hal ini demi masa depan PPRN Sleman. Kami memberi waktu 2 kali 24 jam sejak ‘Mosi Tidak Percaya’ ini disampaikan. Apabila tidak dipenuhi, kami tidak bertanggungjawab terhadap masa depan PPRN Sleman dan kami akan menduduki kantor DPD PPRN,” tandasnya saat bersilaturahmi ke Redaksi KR, kemarin.
    Ditegaskan Dedy, sikap tegas yang diambilnya tersebut selain untuk mengawal garis partai juga sebagai bentuk cintanya kepada partai dan masyarakat pendukung partai sesuai namanya, partai peduli rakyat. Sikap itu juga sebagai bentuk militansi bahwa di DPC ada kepedulian untuk meluruskan yang bengkok.
    “Kami tidak ingin nama partai menggunakan ‘Peduli Rakyat’ tapi pada praktiknya tidak sesuai. Karena itulah kami menunggu bukti apakah aspirasi kami ini mendapat kepedulian dari DPW PPRN DIY atau tidak,” ujarnya.
    Ketua DPD PPRN Sleman Ir Ilmardani saat dikonfirmasi KR atas kemelut di tubuh partai yang dipimpinnya itu hanya menanggapi secara singkat bahwa persoalan itu diserahkan pada DPW PPRN DIY. “Kami tidak berhak menjawab karena sudah diserahkan ke DPW silahkan menghubungi Ketua DPW PPRN DIY RAy Sitoresmi Prabuningrat,” katanya. Sedang Ketua DPW RAy Sitoresmi hingga berita ini diturunkan HP-nya tidak bisa dihubungi. (Her)-n

  10. jus sukijo April 22, 2009 at 4:16 pm

    Sebaiknya memang partai lebih berhati-hati dalam memilih dan menempatkan caleg. Kalau tidak, justru bisa jadi bumerang. Mestinya meloloskan Caleg ya harus orang yang benar-benar mengerti politik, atau paling tidak punya background politik. Jangan asal comot. Saya ikut prihatin dengan perolehan suara PDK yang cuma 0.63 persen dan akhirnya harus membubarkan diri. Padahal saya sudah mencontreng PDK. Ya sudah, sebaiknya kalau nanti PDK masih akan diteruskan dengan berganti nama, sebaiknya berhati-hati dalam memilih pengurus atau menerima Caleg. Diadakan test fit and proper dulu atau apa lah, biar tidak sembarang orang bisa masuk. Kalau Caleg untuk Yogya ya sebaiknya orang Yogya asli. Orang Yogya kan banyak dan pinter-pinter dan bermoral bagus.

  11. radit March 11, 2010 at 6:01 pm

    cara bikin kta gimana ya

  12. sofi ratih kumala April 17, 2010 at 9:01 am

    Jika PDK Lolos Pemilu 2014 dengan nama,bendera apapun harus lebih baik dari Pemilu 2004 dan 2009 karena kegagalan 2 kali pemilu mengajarkan bahwa sebuah Partai didirikan bukan hanya sekedar idealisme.tapi juga kualitas para pengurusnya,caleg-calegnya,serta kuat dalam pendanaan coz without fund Imposible sebuah Partai akan jalan.Minimal semua Pengurus,Anggota dan simpatisan serta Donatur Partai urunan untuk Dana Partai. kalau mengadakan Kongres/Munas nggak usah di gedung/hotel yang mewah apalagi tidak semua Pengurus DPP dan DPK adalah orang yang berdiut.Maju terus PDK saya akan terus mendukung Perubahan demi kemajuan Bangsa Indonesia.

  13. sofi ratih kumala April 17, 2010 at 9:14 am

    Untuk Seluruh Pengurus PDK baik Tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan sampai Desa/Kelurahan harus saling koordinasi Anytime(walaupun cuma Say Hello) coz sejak Pemilu 2004 sampai sekarang antara pengurus miscomunication.Sehingga tidak terkesan Pengurus Tingkat Daerah hanya dibutuhkan menjelang Pemilu 5 Tahun sekali.Saya sendiri nggak tahu kapan PDK mengadakan Konggres Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone