Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)


Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

Ketua Umum : CHOIRUL ANAM
Sekretaris Jendral : IDHAM CHOLIED

Kantor DPP
Alamat : Jl. Kramat VI No.8
Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-31923717
Fax : 021-3905686

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 34

Website :

Visi
Mewujudkan cita-cita luhur Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945, untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang adil, damai, dan sejahtera sebagai perwujudan dari rasa keimanan yang berlandaskan keagamaan dan rasa Cinta Tanah Air.

Misi

1. Mengamankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk kenegaraan Indonesia yang final.
2. Memperjuangkan keberlangsungan agama Islam yang berdasarkan aqidah Ahlus-sunnah wal-Jama’ah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi terciptanya harmonisasi antara kepentingan agama dan negara.
3. Memperjuangkan terpenuhinya kebutuhan hidup secara lahir dan batin, materiil dan spiritual, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sejarah

PARTAI ini didirikan oleh para ulama sebagai wadah politik untuk menegakkan kebenaran dan keadilan (iqamatil haq wal ‘adl). Kelahiran partai ini harus dimaknai sebagai kebangkitan nasional “dari” (minal) ulama. Melalui PKNU, ulama menjadi motor menandai kebangkitan nasional kedua untuk melakukan perbaikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah rusak.

Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), yang didirikan pada tanggal 21 Nopember 2006 di Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban, Jawa Timur, bisa diartikan sebagai alat politik para ulama untuk memperjuangkan kebangkitan nasional sebagai perwujudan rasa cinta tanah air (hubbul wathon).

43 Responses to Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

  1. Buyung January 23, 2009 at 9:50 am

    Sukarwo jelas-jelas sudah menang jadi Gubernur Jatim, berarti SBY pendukung Sukarwo yang nota bene katanya terlibat PKI apakah benar demikian? mohon jawaban

  2. aan February 21, 2009 at 10:09 pm

    kl mau ngomong masalah kayak gitu kita selidiki dulu kebenaranya

  3. 'AID MUSTAQIM February 24, 2009 at 11:05 am

    PKNU harus menjadi Partai pengemban Idealisme Nasionalisme para Ulama,harus ada barometer kader yang jelas, harus ada ukuran militansi dan harus punya stile partai tersendiri.langkah-langkah yang dilakukan oleh Sekjend akhir-akhir ini di jatim maupun di sejumlah mass media cukup cerdas sebagai implementasi partai yang mengemban idealisme Ulama. Selamat Sukses. kalahkan uang, materialisme dengan Idealisme dan kecerdasan.

  4. ZAKI YAMANI March 4, 2009 at 9:13 am

    Alangkah indahnya apabila teori politik yang sesuai dengan ajaran ISlam dilakukan oleh semua politisi di negeri ini, terlebih mereka yang beragama ISlam kita tahu Islam adalah Agama Rhmatan Lil’alamin

  5. toto March 7, 2009 at 7:23 pm

    saya ingin tahu paretai mana atau siapa caleg dari daerah jakarta timur yang peduli akan kelestarian lingukungan, hutan, alam. dan berani menghukum mati koruptor. saya blm liat caleg yg mengkampewnyakan dirinya dg program2 lingkungan yg jelas. klko g da jg di jaktim yg seperti itu. lebih baik GW GOLPUT……….itu lebih baik.

  6. erwin rubiantara March 10, 2009 at 10:25 pm

    Fatwa Ketakutan MUI terhadap GOLPUT

    “Politik Memecah Belah”. Kalimat usang itu kita sudah kenal semenjak kita masih duduk dibangku Sekolah Dasar, pada pelajaran Sejarah Indonesia. kalimat tersebut telah membuat bangsa ini sengsara selama 350 tahun—ditindas, dijadikan budak, dibuat miskin, dibuat bodoh, dibuat pintar untuk memusuhi bangsanya sendiri, dibuat pintar untuk menipu bangsanya sendiri. Dibuat pintar menguras kekayaan negeri untuk kepentingan pribadi. Dan banyak lagi “hasil” yang kita dapatkan dari Politik Memecah Belahnya Penjajah.
    Perjalanan “Politik Memecah Belah” nya si penjajah terus dikawal dan di elus-elus oleh anak-anak bangsa yang memegang tampuk kekuasaan hingga kini, demi langgengnya politik tersebut.
    Bagi Negara ini… anak-anak bangsa harus mendapat pendidkan yang lebih dari layak, kekayaan alam yang ada di badan dan isi perut bumi ini adalah untuk kemakmuran rakyat Indonesia, bukan untuk isi pundi-pundi para pemegang kendali negeri ini.
    “Politik Memecah Belah” kini dikemas dengan pembungkus baru dengan nama “Politik Memecah Suara Pemilu”. Kalimat itu bukan mengada-ada, tapi inilah kenyataan sekarang. Ini perbuatan siapa? Tak ada yang mengakui…
    Seluruh Rakyat Indonesia bertanya-tanya. Apa maksud semua ini ? Pusing, bingung dan akhirnya gak peduli. Mau Golput dimarahin para Kiyai/Ulama -yang takut kalau suara umat Islam kalah, hingga mereka buat Fatwa MUI yang mengharamkan Golput.
    Kalau kita tanya ke para Kiyai/Ulama, kenapa mereka semua ramai-ramai buat Partai? Di Pemilu 2009 ini, suara umat Islam tidak bulat- terpecah belah oleh partai Islam itu sendiri. Ini semua karena salahnya para Kiyai/Ulama yang tidak memikirkan akibat dari semua ini. Kenapa tidak dibuat fatwa haram bila para Kiyai/Ulama berpolitik? Atau kalau mau berpolitik buatlah satu muara atau satu Partai Islam yg solid. Adakan pertemuan semua unsur di kalangan Tokoh-tokoh Islam untuk merumuskan atau menyusun strategi bagaimana membuat satu Partai Islam yang benar-benar memikirkan/meningkatkan harkat umat Islam dan tidak membuat bingung umat. Lantas bagaimana dengan partai Islam yang sudah eksis. Hal inilah yang harus dicetuskan mereka, karena mereka sendiri menyadari suara mereka justru terus menurun dengan hadirnya banyaknya partai Islam.
    Kita yakin, kalau kita bersatu, apa pun yang kita inginkan untuk kemajuan bangsa ini akan tercapai. Mari kita hilangkan politik “Memecah-Mecah Suara Umat Islam” dari bumi Indonesia.
    Para Kiyai/Ulama tahu betul bahwa bangkitnya Umat Islam di Indonesia bukan hanya melalui syiar, tapi yang lebih penting dan MENDESAK adalah BERSATUNYA Partai ISLAM dalam satu wadah Partai Islam yang Solid, Cerdas, Profesional dan Islami.
    Semoga ini dapat terwujud dan membuat suara umat Islam dalam Pemilu depan menjadi mayoritas.

  7. Pingback: kampanye | bangibet

  8. udin March 13, 2009 at 1:54 pm

    mengapa politik diatas segalanya ….?harusnya AGAMA yang menjadikan kita bisa selamat DUNIA AKHERAT.Mohon para Ulama gunakan ilmonya untuk menjadikan masyarakat tentram.bukan dengan politik

  9. IYUZ March 19, 2009 at 9:36 pm

    TOLONG JIKA KADER pKNU BERHASIL MENDAPAT KURSI DI PEMERINTAHAN
    KOMITMENKAN SYARIAT ISLAM
    KARENA PERCUMA SAJA BERASASKAN ISLAM TP TIDAK SYARIAT

    PEMIMPIN2 HANYA JANJI2 SAJA
    MANA PEMIMPIN ISLAM YANG IMARAH????????????????????????????????
    MANA YANG BERPEGANG PADA ALQURAN DAN HADIS??????????????????
    JGN BERPIKIR LIBERA;L
    DENGAN SYARIAT SEMUA UMAT BAIK ISLAM MAUPUN NON ISLAM AKAN SEJAHTERA

    PKS PASTI MENDAPAT KURSI,OLEH KARENA ITU PERJUANGAKAN SYARIAT ISLAM
    JIKA TIDAK NISCAYA PENDUKUNGMU AKAN GOLPUT
    GOLPUT LEBIH BAIK JIKA TERUS DALAM PENDERITAAN

  10. IYUZ March 19, 2009 at 9:37 pm

    TOLONG JIKA KADER pKNU BERHASIL MENDAPAT KURSI DI PEMERINTAHAN
    KOMITMENKAN SYARIAT ISLAM
    KARENA PERCUMA SAJA BERASASKAN ISLAM TP TIDAK SYARIAT

    PEMIMPIN2 HANYA JANJI2 SAJA
    MANA PEMIMPIN ISLAM YANG IMARAH????????????????????????????????
    MANA YANG BERPEGANG PADA ALQURAN DAN HADIS??????????????????
    JGN BERPIKIR LIBERA;L
    DENGAN SYARIAT SEMUA UMAT BAIK ISLAM MAUPUN NON ISLAM AKAN SEJAHTERA

    PKNU INSYA ALLAH PASTI MENDAPAT KURSI,OLEH KARENA ITU PERJUANGAKAN SYARIAT ISLAM
    JIKA TIDAK NISCAYA PENDUKUNGMU AKAN GOLPUT
    GOLPUT LEBIH BAIK JIKA TERUS DALAM PENDERITAAN

  11. achmad March 20, 2009 at 11:13 am

    saya rasa partai partai gurem semuanya orang -orang prustasi kenapa kita pilih orang yang merasa kecewa tapi tidak punya pendirian apalagi untuk memimpin dengan pemimpinnya saja sudah ketahuan tidak punya loyalitas apalagi integritas

  12. elizzu March 22, 2009 at 7:58 pm

    semoga PKNU bener2 bisa membawa perubahan bagi dunia Indonesia. Para ulama sebagai kiper PKNU semoga selalu diberi kekuatan dan kemudahan mengawal partainya kaum muslimin ini

  13. arif cirebon March 23, 2009 at 10:51 pm

    mudah-mudahan dengan lahirnya PKNU membawa pencerahan bagi indonesia dan dapat membangun indonesia menjadi makmur……..jika PKNU menang pada pemilu 2009 tolong tegakan syariaat islam indonesia.agar negara ini di ridhoi allah swt ..amiien

  14. Ddh7 March 25, 2009 at 11:12 am

    saya setuju dengan siti rochmatun nikmah karena beliau memberikan bukti nyata terhadap rakyat nganjuk.

  15. hamdan_asketik April 1, 2009 at 6:43 am

    kedepanya yg mesti dibenahi adalah upaya megatasi konflik internal_dari dulu masalahnya itu-itu mulu..!!gmn mau ngurus negara yang ber sekala nasional dan internasional. . . .!!!
    apakah PKNU mampu

  16. simpatisan abdullah faqih PKNU April 2, 2009 at 10:40 am

    TAHUN INI SAYA DUKUNG PKNU!KLW MANG BENAR2 BEDA DR PARTAI ISLAM LAIN NYA DALAM MEMPERJUANGKAN UMAT,RAKYAT DAN AGAMA????SBB YG PERNAH SAYA MASUKI PARTAI APAPUN AZASNYA SAMA JA TIDAK MEMPERJUANGKAN RAKYAT,TETAPI PRIBADI,KELUARGA,GOL,DLLNYA!TUNJUKAN BAHWA PKNU BISA!!!!!eeeeeeeeee iya yg terpentig ane msh nganggur nih,,,masukin ane krj ya!

  17. adid April 6, 2009 at 1:20 pm

    kpd birokrasi keperintahan parpol pknu jangan budayakan memperluas lahan korupsi dipartai yang komunitasnya adalah para ulama dan juga haruslah berhati hati dalam memamerkan stiker partai tersebut karna mayoritas para caleg memasang foto para kiai di indonesia kalau stiker tersebut tidak digunakan dengan baik maka jangan harap akan memperoleh barokah melainkan bala’yang akan diberi oleh sang kreator agung ya’ni allah swt.

  18. DPC PKNU BLitar April 7, 2009 at 10:41 pm

    SEmoga PKNU JAya

  19. Abdul Manan April 12, 2009 at 8:07 pm

    Sekarang PKNU sudah kalah dari keadaan yang sebenarnya, dan tak mampu melampaui Parlementary threshold (PT) 2.5 % sebagai syarat untuk melenggang ke Senayan……….

    siapa 7yang salah relakah suara NU akan disebar ke Partai yang tidak jelas ideologi aswaja dan nasionalisme demi NKRI….?

    Penyesalan memang hanya di belakang

  20. agus April 14, 2009 at 2:10 am

    kenapa pknu kalah di pemilu 2009, katanya mampu meraup suara di jatim saja suda ukup mewakili di DPR RI tapi nyatanya justru tidak kelihatan hasilnya

    saya sebagai simpatisan berat PKNU merasa kecewa

  21. benny yuliman April 17, 2009 at 6:33 pm

    Mengapa di DKI Jakarta PKNU gak ada gregetnya yah ?
    Hubungi saya via e-mail bila ada kesempatan untuk saya mensukseskan visi dan misi PKNU untuk tahun 2014 nanti khususnya di wilayah Jakarta Barat…..dalam keluarga besar PKNU
    PKNU Partainya Ulama Cerdas…….

  22. Akong jelambar April 18, 2009 at 2:32 pm

    Ente nyari temen2 yg jadi dpc pknu di jakbar

  23. bagus April 19, 2009 at 11:50 am

    masalah 1
    nie ad mslh d kab.sumenep d PAC.GAYAM.
    d PAC.GAYAM ad slh satu caleg dr PKNU n beliau sekaligus menjabat sebagai ketua PAC. beliau menugaskan saksi PKNU dalam pemilu tgl 9,
    yang jadi mslh, knp para saiksi PKNU memihak pada slh satu caleg PKNU.

    masalah 2
    d TPS 6 GAYAM, surat suara yang seharusnya SAH tp tidak di SAHkan oleh ketua TPS. trus saya langsung buat laporan surat permohonan untuk di hitung ulang sampai-sampai saya dimintai keterangan oleh polisi tapi tidak ada tindak lanjutnya.

    mohon jawabannya :

  24. juno hakam April 21, 2009 at 1:48 am

    sebenarnya kekalahan kamarin adalah karena kurang intensnya kita dalam melakukan personal approac terhadap para masyarakat sekitar kita

  25. anton April 26, 2009 at 8:51 pm

    klo mw berpolitik ya g usah bawa” agama donk!!
    pikirin jg kaum minoritas!!
    lgpula negara kita BUKAN negara muslim..
    negara kita itu Negara Kesatuan Republik Indonesia!!!
    coba lah diteliti lagi makna dari kata “Kesatuan” itu!!

  26. tsubowo April 27, 2009 at 10:53 am

    Tujuan mrk mendirikan partai abal2 adalah hanya utk mendapatkan dana peserta pemilu saja dr negara yg mencapai milyaran rupiah, ideologi ntar dulu kale kl perut udah kenyang!.

  27. amir May 5, 2009 at 10:33 pm

    dpc PKNU cirebon n indramayu ko ngawur to?????? klo mau besar, cpet lah diberesin!!!!!

  28. santriwan May 12, 2009 at 1:06 pm

    PKNU di Probolinggo hampir dipastikan menang, asal …… yang lain mau jujur berpolitik. masak kalah
    moga moga nanti perpolitikan kita akan datang lebih baik
    biar kadernya juga orang yang baik….tapi gak jujur ya….. apa artinya.

  29. Mansel May 21, 2009 at 8:59 am

    Ass wr wb.

    Dalam memilih koalisi parpol/capres, kita sebagai umat muslim harusnya kembali kpd alquran/hadist rasul apakah sudah sesuai dgn ajaran islam. Kitakan tidak tahu batasan hidup kita sampai kapan atau mungkin tinggal beberapa langkah kaki lagi. Untuk itu seharusnya tidaklah kita mencari dosa lagi. Demikian pula halnya dgn pilihan pasangan capres, seharusnya sebagai org awam dgn ilmu ajaran islam sedikit saja, tentunya akan bisa memilih pasangan capres dari keluarga yg benar2 terlihat Islam nya (bukannya membiarkan penampilan isterinya tanpa jilbab dimuka umum seperti SBY/Budiono & Mega Pro, bandingkan dengan JK Win) & mengutamakan misi ekonomi syariah (bukannya ekonomi orang kafir/neoliberalisme non pro rakyat pada SBY/Budiono). Bagaimana pendapat Kader/Pengurus/Pimpinan PKNU agar supaya umat Islam dan pendukung partai Islam tidak lagi disesati atau dibohongi (karena mereka umat yang dizolimi bisa menuntut diakhirat nanti dengan hadist kebangkrutan). Semoga Allah akan selalu memberi pahala yang berlimpah kpd kita semua, aminnnnnnnnnnn.

    Wass wr wb.

    Dari : Hamba Allah yang selalu berusaha menjaga Islam.

  30. HUSAIN May 23, 2009 at 10:24 am

    PKNU tak masuk ke senayan, bagaimana langkah selanjutnya ? akankan PKNU kembali lahir untuk yang ke dua kali ? atau malah la salam wala kalam ?

  31. INDRA.A.M.S.E June 27, 2009 at 10:49 pm

    Hadir nya partai islam dalam kancah dunia politik, merupakan suatu hal pembaharuan dalam perubahan bangsa kedepan. namun secara kilas balik partai islam harus menegakan konsep perbaikan mentalitas sumberdaya manusia, meningkatkan proses keimanan generasi-generasi penerus bangsa dengan demikian sebuah partai islam dapat dikatakan berhasil bila membawa perubahan-perubahan pada mentalitas sumberdaya manusia menuju hal-hal yang positip dan mengarahkan pada kebaikan sikap dan tingkah laku. dengan mengubah metalitas sum berdaya manusia kearah yang positip maka sangat membentuk karakteristik bangsa yang lebih bermartabat. dengan demikian pula akan mengurangi tidakan-tidakan yang bersifat krimanilitas seperti korupsi, kolusi nepotisme, dan menjauhkan generasi pada obat-obat terlarang serta pergaulan bebas. ini sebagai ajuan partai islam dalam mengembangan perubahan bangsa. dan insaallah dengan hadirnya PKNU dapat merubah suasana indonesia lebih baik kedepan

  32. kader pknu bojonegoro February 11, 2010 at 6:57 pm

    meskipun pknu tidak punya wakil di senayan tp pknu besar di tingkat kabupaten…yakin kita bisa mampu amin

  33. ahmad misron s.pd February 11, 2010 at 7:06 pm

    wahai kader2 PKNU mari bersatu padu untuk menyongsong pemilu 2014 ,jangan putus asa tengok kebelakang apa kekurangan kita…dan mari berbenah diri ..kusus nya pknu kab bojonegoro hargailah jasa orang tua kalu ingin partai besar..besarnya partai bukan hanya serta merta milik orang2yang punya uang ..ingat kaum mustad afin pun mampu membesarkan pknu kalu dia punya konsep jelas bukan cuma mikir awak e dewe….

  34. Sri Parwoto March 10, 2010 at 5:00 pm

    Dimanakah alamat PKNU Sragen karena saya punya urusan penting dengan ketua PKNU sragen terima kasih

  35. Abu Achmad March 10, 2010 at 6:49 pm

    Saya kok maki lama menjadi heran denga para ” Kyai ” mereka kan tahu tentang Hadist, Fiqh, tapi justru di Kediri para “Kyai” mendirikan Partai dan memdung calon bupati yg perempuan, sedangkan jelas jelas bahwa HARAM HUKUMNYA MENJADIKAN WANITA SEBAGAI PEMIMPIN

  36. Abu Achmad March 10, 2010 at 6:50 pm

    Demokrasi bukan tuntunan Islam, hal tersebut adalah produk kaum kafir, jadi umat Islam diharamkan berhukum denga Demokrasi

  37. D. Tambunan May 7, 2010 at 2:22 am

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Ketua, mohon telusuri koalisi PKS-PKNU pada pilkada Medan.
    Ketua DPC Medan tak transparan kepada seluruh DPAC.
    Sehingga semua kader ribut………………..
    Tolong tegakkan kebenaran dan keadilan.

    Wassalam
    Damri Tambunan, S>HI, S.Pd.I
    Ketua Tanfiz DPAC Medan Helvetia

  38. abimanyu May 25, 2010 at 12:54 am

    pknu gak usah malu untuk gabung kembali dg pkb bukti telah mengatakan bahwa pknu gak ada dukungan dari rakyat wabil khusus warga nu.jdi ayo gabung neh karo pkb

  39. hadi winarto,st May 31, 2010 at 11:47 pm

    mohon diperhatikan : masih banyak warga NU yang peduli partai NU tolong kpd pengurus PKNU memperhatiakn warga Nu yang peduli partai NU

  40. sri parwoto August 16, 2010 at 11:42 am

    Dimanakah alamat PKNU Sragen karena saya punya urusan penting dengan ketua PKNU sragen terima kasih mohon jawaban dikirim via email terima kasih bnyak

  41. Maulana_cirebon June 19, 2011 at 5:40 am

    buat UDIN : Ulama sangat peduli pada warga NU, maka didirikanlah PKNU, walaupun realitanya Ulama pernah menelorkan PKB, tapi apa yang didapat dari Partai PKB untuk Ulama dan Pesantren,ga ada khan….. dan ga da yang melarang pula kyai berpolitik, justru kalo ga berpolitik malah akan dicekik sama pemerintahan yang berupaya menjauhkan politik dengan agama….ulama bakalan ditembakin lagi tuh din……

    buat Abimanyu : Sorry layau… PKNU pemilu kemarin suaranya dapat melewati puluhan partai lain dan satu kali pemilu lagi juga nyalip PKB tuh…

  42. amar abrori October 19, 2011 at 9:38 am

    PKNU…… TERUS MAJUU……………………………………
    PKNU adalah satu-satunya partai warisan ulama, dan merupakan wasiat politik dari beberapa Kyai besar. untuk itu bagi saya wasiat merupakan amanah yang harus kita uri-uri demi indonesia

  43. Bagas December 7, 2012 at 3:30 am

    Assalamu’alaikum Pak Choirul Anam.
    Semoga bapak dan keluarga senantiasa bahagia.
    Maaf pak, melalui media ini saya ingin mengadukan anggota pknu yang menjadi legislator dprd situbondo berinisial “u”. Dia telah menikah siri dengan seorang janda yang ber inisial “yiw”, dimana si istri ditelantarkan setelah dinikahi beberapa minggu. Sekarang “yiw” sakit keras di rsu situbondo. Mohon bantuan bapak untuk mengingatkan ybs supaya memperhtikan istrinya. Atas bantuan bapak saya ucapkan terimkasih. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada bapak.
    Wassalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone