Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI)
Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI)
Ketua Umum : Prof. K.H. Syukron Ma’mun
Sekretaris Jendral : Dr.KH.Achmad Sjatari
Kantor DPP
Alamat : Jl. KH. Abdullah Syafi’i No.5 RT04/06 Kel. Bukit Duri
Kecamatan Tebet Jakarta Selatan
Telp : 021- 70006444
Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 42
Website :
Allah SWT.
Misi
Membangun masyarakat dan bangsa Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, menjunjung tinggi akhlak yang mulia, berkepribadian tinggi, cerdas, maju, mandiri, adil, makmur dan demokratis serta turut menciptakan perdamaian dunia berdasarkan nilai-nilai Islam menurut mabda’ Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Latar Belakang Partai
PARTAI Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia didirikan atas dasar kesadaran dan keinsafan bahwa cita-cita perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah untuk mewujudkan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia adalah wujud baru dari Partai Nahdlatul Umat yang hanya meraih lima kursi DPR dalam Pemilu 1999. Partai ini didirikan oleh sejumlah aktivis inti Ittihadul Mubalighin seperti Idham Chalid, Muhibbudin Waly, A.Mudhor, Usman Abidin, Muhammad Thohir, Achmad Sjatari, dan Syukron Ma’mun.

MAJU PPNUI Pantang MUNDUR
PPNUI samanGAdH
Punya logo PPNUI dengan pixel yang tinggi? boleh dong di sharing untuk desain baliho…terima kasih
@ Ibenk: Coba cari di google image aja mas, siapa tau ketemu logo PPNUI
Partai Nahdhlatul Ummah harus terus memperjuangkan islam di tengah2 politik yang sekuler dan liberal
PPNU semoga terus dapat mengirim perwakilannya di pemerintahan
semoga Alloh merahmati perjuangan kita demi tegaknya syariat islam
semoga kesehatan diberikan kepada bapak KH.Syukron Ma’mun
sekali lagi terus berjuang
semangat bismillahirrohmanirrohim
Jayalah PPNU Jayalah Islam
Hendaknya baliho2 serta poster2 PPNU dapat terus dipublikasikan agar umat tahu akan eksistensi partai ini
saya berharap semua umat islam hanya memiliki satu partai islam tanpa terpisah2 dengan begitu kita akan jaya di negeri kta sendiri…
Allahu akbar
meskipun banyak partai yang berbasis islam, namun PPNUI harus tetap konsisten memperjuangkan komitmen di tengah carut marutnya perpolitikan di indonesia terutama di daerah Kalimantan.
Fatwa Ketakutan MUI terhadap GOLPUT
“Politik Memecah Belah”. Kalimat usang itu kita sudah kenal semenjak kita masih duduk dibangku Sekolah Dasar, pada pelajaran Sejarah Indonesia. kalimat tersebut telah membuat bangsa ini sengsara selama 350 tahun—ditindas, dijadikan budak, dibuat miskin, dibuat bodoh, dibuat pintar untuk memusuhi bangsanya sendiri, dibuat pintar untuk menipu bangsanya sendiri. Dibuat pintar menguras kekayaan negeri untuk kepentingan pribadi. Dan banyak lagi “hasil” yang kita dapatkan dari Politik Memecah Belahnya Penjajah.
Perjalanan “Politik Memecah Belah” nya si penjajah terus dikawal dan di elus-elus oleh anak-anak bangsa yang memegang tampuk kekuasaan hingga kini, demi langgengnya politik tersebut.
Bagi Negara ini… anak-anak bangsa harus mendapat pendidkan yang lebih dari layak, kekayaan alam yang ada di badan dan isi perut bumi ini adalah untuk kemakmuran rakyat Indonesia, bukan untuk isi pundi-pundi para pemegang kendali negeri ini.
“Politik Memecah Belah” kini dikemas dengan pembungkus baru dengan nama “Politik Memecah Suara Pemilu”. Kalimat itu bukan mengada-ada, tapi inilah kenyataan sekarang. Ini perbuatan siapa? Tak ada yang mengakui…
Seluruh Rakyat Indonesia bertanya-tanya. Apa maksud semua ini ? Pusing, bingung dan akhirnya gak peduli. Mau Golput dimarahin para Kiyai/Ulama -yang takut kalau suara umat Islam kalah, hingga mereka buat Fatwa MUI yang mengharamkan Golput.
Kalau kita tanya ke para Kiyai/Ulama, kenapa mereka semua ramai-ramai buat Partai? Di Pemilu 2009 ini, suara umat Islam tidak bulat- terpecah belah oleh partai Islam itu sendiri. Ini semua karena salahnya para Kiyai/Ulama yang tidak memikirkan akibat dari semua ini. Kenapa tidak dibuat fatwa haram bila para Kiyai/Ulama berpolitik? Atau kalau mau berpolitik buatlah satu muara atau satu Partai Islam yg solid. Adakan pertemuan semua unsur di kalangan Tokoh-tokoh Islam untuk merumuskan atau menyusun strategi bagaimana membuat satu Partai Islam yang benar-benar memikirkan/meningkatkan harkat umat Islam dan tidak membuat bingung umat. Lantas bagaimana dengan partai Islam yang sudah eksis. Hal inilah yang harus dicetuskan mereka, karena mereka sendiri menyadari suara mereka justru terus menurun dengan hadirnya banyaknya partai Islam.
Kita yakin, kalau kita bersatu, apa pun yang kita inginkan untuk kemajuan bangsa ini akan tercapai. Mari kita hilangkan politik “Memecah-Mecah Suara Umat Islam” dari bumi Indonesia.
Para Kiyai/Ulama tahu betul bahwa bangkitnya Umat Islam di Indonesia bukan hanya melalui syiar, tapi yang lebih penting dan MENDESAK adalah BERSATUNYA Partai ISLAM dalam satu wadah Partai Islam yang Solid, Cerdas, Profesional dan Islami.
Semoga ini dapat terwujud dan membuat suara umat Islam dalam Pemilu depan menjadi mayoritas.
maju terus PPNUI,ini adalah kesempatan bagi PPNUI untuk mengaktualisasikan kemapuan caleg-calegnya dalam merahi simpati masyarakat dengan AKHLAKUK KARIMAH UNTUK MEMBENAHAI MORAL BANGSA.
meskipun PPNUI KECIL TAPI JANGAN KECIL SEMANGAT RODA BERPUTAR BAGAIAMANA SAUDARA KITA YANG BEGITU BESAR BISA KECIL.KIATA YANG KECIL BISA BESAR KAN ?
Satu-satunya partai yang bertuliskan arab saat ini
hayya PPNUI terus kobarkan semangat memimpin indonesia yang berasaskan syariat islam
terus kampanyekan misi dan visi mu
publikasikan seluruh amanatmu dan kirim prwakilanmu di pemerintahan
bismillah tawakaltu ala allah
Maju PKB ku sikat yang lain, aku tetap setia padamu
Sekiranya PPNUI tidak dapat dukungan gabung aja sama yang lain.OK.
Ass wr wb.
Dalam memilih koalisi parpol/capres, kita sebagai umat muslim harusnya kembali kpd alquran/hadist rasul apakah sudah sesuai dgn ajaran islam. Kitakan tidak tahu batasan hidup kita sampai kapan atau mungkin tinggal beberapa langkah kaki lagi. Untuk itu seharusnya tidaklah kita mencari dosa lagi. Demikian pula halnya dgn pilihan pasangan capres, seharusnya sebagai org awam dgn ilmu ajaran islam sedikit saja, tentunya akan bisa memilih pasangan capres dari keluarga yg benar2 terlihat Islam nya (bukannya membiarkan penampilan isterinya tanpa jilbab dimuka umum seperti SBY/Budiono & Mega Pro, bandingkan dengan JK Win) & mengutamakan misi ekonomi syariah (bukannya ekonomi orang kafir/neoliberalisme non pro rakyat pada SBY/Budiono). Bagaimana pendapat Kader/Pengurus/Pimpinan PPNUI agar supaya umat Islam dan pendukung partai Islam tidak lagi disesati atau dibohongi (karena mereka umat yang dizolimi bisa menuntut diakhirat nanti dengan hadist kebangkrutan). Semoga Allah akan selalu memberi pahala yang berlimpah kpd kita semua, aminnnnnnnnnnn.
Wass wr wb.
Dari : Hamba Allah yang selalu berusaha menjaga Islam.
assalamu’alaikum…
ane ade dari salah satu caleg dprd jakarta selatan Nur Shollah, S.Hi. no. urut. 2.
sangat mendukung partai islam yg menyongsong kader muda islam. maju terus partai PPNUI ku…!
bagaimana tindak tanduk PPNUI selanjutnya… sudah ada terobasan belum? jangan diem aja, bangkit, bangkit, bangkit…! jiwamu jiwaku juga, harapanmu harapanku juga, bela bangsa jangan setengah-setengah dan jangan berhenti di tengah jalan.
berganbunglah partai2 Nu jadi 1 jangan sampai terpecah belah.
Ayo PPNUI maju terus jgn menyerah…..
Datangnya pertolongan Allah itu disyaratkan adanya pertolongan kita kepada agama-Nya. Bahkan sangat penting para aktivis yang ikhlas itu mengerahkan segala kesungguhan dan daya-upayanya, bahkan untuk melipatgandakan upayanya. Hal itu dibarengi dengan kesanggupan menanggung kesulitan, apapun bentuknya. Mereka harus menghiasi diri dengan kesabaran dan keteguhan dalam kebenaran. Mereka harus berpegang teguh dengan mabda’ (ideologi) Islam dan pada metode Rasul Saw. hingga tercapai yang mereka inginkan.