Tommy Batal Maju ke Bursa Ketua Umum Golkar

Anak bungsu mendiang Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), batal melangkah maju ke bursa calon Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Malkan Amin, Rabu 3 September 2009.
Keputusan Tommy batal ikut pemilihan ketua beringin itu periode 2009-2014 menjadi bahan pembicaraan non formal di sela-sela rapat harian DPP Partai Golkar di Posko II Partai Golkar, Jalan Ki Mangun Sarkoro, Jakarta Pusat, kemarin malam.
Dari semua informasi yang terkumpul dalam pembicaraan non formal di Jalan Ki Mangun Sarkoro itu, Malkan memprediksi terdapat dua kemungkinan yang menjadi alasan Tommy tidak jadi ikut pemilihan.
Pertama, Tommy ingin memberikan angin kepada para calon ketua beringin yang sekarang sedang bekerja keras untuk keluar sebagai pemenang dalam Musyawarah Nasional DPP Partai Golkar nanti.
Kedua, Tommy tidak yakin akan mampu memenuhi persyaratan menjadi calon ketua seperti yang telah termaktub dalam AD/ART DPP Partai Golkar.
Misalnya, calon ketua partai beringin minimal harus pernah menjadi pengurus selama satu periode.
Setelah mundur, Malkan menyarankan kepada Tommy untuk menjadi pengurus partai sekaligus untuk persiapan ikut pemilihan ketua umum periode mendatang.
“Kalau memang Tommy ada niat memberi dukungan ke partai, hemat saya menjadi salah seorang pengurus partai di bawah kepemimpinan ketua umum terpilih,” katanya.
Peluang Tommy dapat mengikuti bursa pemilihan ketua beringin sejak awal memang diprediksi sangat kecil. Sebab, dia terganjal masalah prosedur pencalonan.
“Parameternya, karena persoalan persyaratan AD/ART. Kedua juga persoalan dedikasi dan loyalitas,” kata Lili Romli, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Kecuali, kata Lili, jika DPP Partai Golkar bersedia mengesampingkan dua prosedur itu, maka langkah Tommy maju menjadi salah satu calon ketua umum mulus. “Kalau itu dilabrak berarti besar peluangnya,” kata dia.
Sementara itu, proses menuju pemilihan ketua beringin sekarang ini terus berjalan. Sejumlah nama yang bersemangat untuk keluar sebagai pemenang terus bergerilya mencari dukungan.Mereka di antaranya adalah Aburizal Bakrie, Yuddy Chrisnandi, Surya Paloh.
Sumber : Vivanews
Rabu, 2 September 2009, 11:36 WIB
Siswanto