Bawaslu Beri KPU Rapor Merah

Komisi Pemilihan Umum

Komisi Pemilihan Umum

Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) sama sekali tak mampu memuaskan Bawaslu. Terbukti lembaga pengawas pemilu itu memberikan nilai merah terhadap kinerja KPU selama menghelat Pilpres 2009.

“Kalau saya memberi rangking untuk KPU hanya dapat nilai 5. Artinya masih tidak naik kelas,” ujar anggota Bawaslu, Bambang Eka Cahya Widodo di Jakarta, Jumat (24/7/2009).

Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti juga menilai perhelatan Pilpres 2009 tidak jelas, karena KPU disinyalir tidak netral. Dia berpandangan penetapan hasil pilpres harus didasarkan pada dua sisi, yaitu dalam aspek legitimasi hukum dan legitimasi politik.

“Yang dilakukan pasangan nomor urut 1 dan 3 merupakan langkah legitimasi politik dimana mereka tidak mau menandatangani. Secara politik itu sama saja diibaratkan membuat lubang sendiri kalau KPU besok memaksa untuk ditandatangani,” ujarnya.

Ray menilai sikap KPU selaku penyelenggara negara, terlihat memaksa dan berkilah saat proses penghitungan suara. Dia mencontohkan KPU sering berkilah dan tidak sesuai dengan aturan dalam UUD 1945.

“Untuk apa buru-buru, masih ada waktu hingga tanggal 25 Juli nanti. KPU itu sudah kilah misalnya berkilah dengan persoalan DPT sudah selesai dan tidak perlu diperdebatkan, lalu selesai dengan ketukan palu. Itu jelas salah selain itu di UU disebutkan sidang pleno rapat terbuka dan harus disaksikan dan ditandatangani oleh masing-masing pasangan capres-cawapres, baru namanya sah,” pungkasnya.

SUmber : Yuni Herlina Sinambela - Okezone

7 Responses to Bawaslu Beri KPU Rapor Merah

  1. Satochid Sosrodiredjo July 27, 2009 at 7:54 am

    Bawaslu juga sama tidak melakukan keberadaannya secara baik untuk menghindari hal-hal yang kuranng bisa diterima didaerah-daerah. Panwaslu ada di KPPS, PPS tapi apa hasilnya?

  2. jordan pradanaamkan July 27, 2009 at 2:39 pm

    AH BAWASLU MALING TERIAK MALING……

    EMANG KERJAMU SUDAH BAIK YA……

    PALING GAMPANG MENYALAHKAN ORANG LAIN

    GAJAH DIPELUPUK MATA TIDAK TAMPAK…
    SEMUT DISEBERANG LAUTAN TAMPAK…..

  3. tsubowo July 28, 2009 at 1:01 pm

    Anggota2 bawaslu dipilih oleh DPR lama yg didominasi oleh pdip dan golkar, ya wajar saja rakyat melihat mrk juga merupakan bagian dari team sukses (bila menang) dan team pembela (bila kalah) dari masing2 partai tsb.

  4. putut bronson July 29, 2009 at 1:11 am

    yang jelas rakyat tau siapa yang layak jadi pemimpin negeri ini, buktinya di TPS tempat saya mencontreng tanpa ada unsur kesukuan, agama dan ras dari jml DPT kurang lebih 500 suara, nomor urut 1 jml suara 74 orang, no. urut 2 jml 304 suara dan no urut 3. jml 36 suara…

  5. mbah urip July 29, 2009 at 10:54 pm

    Rapor merah itu artinya ndak naik kelas..
    ndak ada yang jadi menteri, jadi ketua partai anu..dll..kayak tahun 2004 lho…
    jadi nantinya anggota KPU ya tetap yang itu2 saja sampai tahun 2014…

  6. Satochid Sosrodiredjo August 2, 2009 at 4:16 pm

    sependapat dengan saudara putut, sebaiknya tanyakan saja di KPPS/ TPS-TPS sudah pasti SBY yang menang.. Ini hendaknya dibuat sebagai patokan KPU untuk mmenata data rekapitulasi. Bila perlu cek ke KPPS dan didaftar no HPnya mereka2 masih menyimpan barang bukti yang otentik tentang pemilu. Mereka menyimpan satu berkas C dengan lampiran2nya termasuk C1 dan komplin saksi2.

  7. Satochid Sosrodiredjo August 2, 2009 at 4:18 pm

    Bisa-bisanya anda menuduh KPU coba tanyakan seluruh jajaran KPPS, PPS dan bawaslu s/d panwaslu setempat apa kerjanya maksimal?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone