Rapimnassus Golkar Putuskan Kalla Maju Capres

Partai Golongan Karya

Partai Golongan Karya

Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Rapimnassus) Partai Golkar memutuskan mengusung Ketua Umum DPP Partai Golkar M Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP Syamsul Mu`arif saat menjelaskan hasil Rapimnassus di Jakarta, Kamis.

Selain itu, Rapimnassus juga mengamanatkan Ketua Umum Golkar untuk menjalin komunikasi dengan parpol-parpol dengan membentuk tim khusus untuk melaksanakan hal itu dan hasilnya akan dilaporkan para forum sejenis.

Atas keputusan tersebut, Jusuf Kalla menyatakan siap dan mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. “Saya sebagai ketua umum ditugaskan untuk melakukan komunikasi, tentu akan menjajaki mulai hari ini,” kata Jusuf Kalla.

Dijadwalkan malam ini Jusuf Kalla akan bertemu dengan Ketua Deperpu PDIP Taufik Kiemas dan Sekjen PDIP Pramono Anung.

Menanggapi keputusan Rapimnassus tersebut, Sri Sultan HB X menyatakan mendukung keputusan Rapimnassus tersebut.

Menurut Sultan, keputusan tersebut menunjukkan Partai Golkar kembali memiliki jati diri. (*)

2 Responses to Rapimnassus Golkar Putuskan Kalla Maju Capres

  1. dragon ballz April 24, 2009 at 9:46 am

    Alhmd. Akhirnya Golkar menujukkan dirinya sebagai partai besar dan terhormat.
    Mengambil sikap tegas itu perlu dalam sebuah organisasi apapun resikonya, asalkan sikap tegas itu merupakan wujud aspirasi semua kader dan simpatisan golkar dan juga masukan dari rakyat kecil, insya Allah Golkar akan mengaum di 2014. Tapi kalo keputusan tegas tersebut hanya demi ambisi segelintir kader partai, selamat tionggal golkar 2014. Tapi Golkar sudah meniti sebuah awal yang bjaksana dengan mengambil sikap tegas, yang patut kita acungi jempol.Jangan takut Golkar, selama engkau bekerja demi rakyat Indonesia, jangan pernah minder ataupun ragu2.

  2. tsubowo April 24, 2009 at 11:09 am

    Drpd tentukan capresnya, golkar lbh baik rapimnassuspilketumbar (red …pilih ketua umum baru) dl, apakah iya grassroot msh menghendaki Jk sbg ketumnya. Sepertinya golkar yg dikenal demokratis udah mengikuti jejak hirarki pdip, suara dari atas kebawah, yg nolak dicopot. Contohlah bang Akbar sewaktu memimpin golkar reformis, sangat demokratis dan membuka kesempatan seluas-luasnya shg Jk bs terpilih menjadi ketum, padahal dia bs jg membuat aturan2 hirarki spt skrg (re-orba).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone