10 Elemen Masyarakat Pacitan Tolak Pencalonan Jupe

Julia Perez

Julia Perez

Reaksi atas penolakan artis seksi Julia Perez alias Jupe yang masuk penjaringan bakal calon wakil bupati Pacitan melalui koalisi delapan partai politik terus berlanjut.

Kali ini, sedikitnya 10 elemen masyarakat yang dipelopori Aliansi Perempuan Pacitan (APP) mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Pacitan untuk menyerahkan bukti tanda tangan penolakan Jupe kepada Kepala Kepolisian Resor setempat.

“Kami yakin dukungan penolakan Jupe akan terus bertambah. Beberapa ormas Islam lain secara lisan juga sudah menyatakan dukungan,” kata Koordinator APP, Ririn
Subiyanti, Rabu (14/4).

10 ormas dan elemen masyarakat yang sudah menyatakan menolak pencalonan Jupe itu antara lain Aliansi Perempuan Pacitan (APP), Pimpinan Daerah Aisiyah (Muhammadiyah), Nasiyatul Aisiyah, Pimpinan Daerah Salimah, Muslimah Hidayatullah, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keluarga Sakinah (LPPKS), Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA), Ikatan Da’i, Hidayatullah, dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Muhammadiyah Kabupaten Pacitan.

Ririn mengatakan, dengan tetap memperhatikan hak asasi manusia dan menjunjung tinggi etika politik, pencalonan artis yang bernama asli Yuli Rachmawati itu hendaknya juga mempertimbangkan hal lain yakni nilai-nilai sejarah Pacitan yang memunculkan tokoh besar seperti Panglima Besar Jendral Sudirman dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Masyarakat tidak hanya sekedar mencari pemimpin. Pacitan membutuhkan sosok yang bermoral, profesional dan berpihak pada keberlangsungan pembangunan,” jelasnya.

Ririn menambahkan bahwa jika aspirasi mereka tidak diindahkan, APP bersama elemen masyarakat lainnya akan kembali turun ke jalan. Dia mengimbau pihak-pihak yang mendukung pencalonan Jupe agar memahami kondisi sosial masyarakat Pacitan.

“Barang siapa yang menyerahkan urusan pada yang bukan ahlinya, maka tunggulah
kehancurannya,” tuturnya menirukan arti sebuah hadits nabi.

Menanggapi rencana kedatangan Jupe pada 24-26 April mendatang, Ririn menyatakan akan menggalang kekuatan dengan elemen masyarakat lainnya untuk menolak kedatangan Jupe dengan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran.

Untuk mengantisipasi dampak negatif dari pro-kontra masalah ini, Kepala Kepolisian Resort Pacitan, Ajun Komisaris Besar Wahyono menyatakan kesiapan personelnya dalam melakukan pengamanan. “Prinsipnya, kepolisian siap memberikan pengamanan. Nanti kami lihat situasi dan kondisi di lapangan,” katanya.

Menanggapi penolakan Jupe ini, Kordinator koalisi delapan partai yang tergabung dalam Koalisi Amanat Persatuan Rakyat (Ampera), Sutikno, tidak mempermasalahkan.

“Bagi saya dan Jupe sendiri tidak masalah. Biarkan saja. Jupe malah ingin mengajak bicara orang-orang yang menolaknya,” kata Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Pacitan ini.

Dia menegaskan bahwa rencana kedatangan Jupe ke Pacitan tetap jalan. “Kami sedang mempersiapkan teknisnya. Rencananya Jupe datang antara 24, 25, dan 26 April nanti,” imbuhnya.

Sumber : ISHOMUDDIN. TEMPO Interaktif, Pacitan – \

7 Responses to 10 Elemen Masyarakat Pacitan Tolak Pencalonan Jupe

  1. pemuda April 16, 2010 at 9:08 am

    Maju Terus JUve Krn JUVE adalah Pemimpin Yg Paling Cocok Utk PACITAN

  2. Agus Yunif A, ST April 27, 2010 at 12:09 pm

    JUPE dan LOGIkA PEMBODOHAN dan PEMBUSUKAM MORAL
    - Pemimpin yang baik adalah uswatun hasanah.. lah JUPE??????
    -Pemimpin yang baik adalah yang punya rasa malu… lah JUPE?????
    - Pemimpin yang baik adalah punya moral…. lah JUPE?????
    -Pemimpin yang baik adalah pandai…lah JUPE????
    JAUH DARI KRITERIA….BAHKAN UNTUK SEKELAS RT SEKALIPUN!!!!!!

  3. pemuda April 27, 2010 at 2:23 pm

    Dari pada sekarang dah jadi pemimpin ngr sok sopan santun beretika tapi teryata tuk dana kampanye menang pemilu pakai dana skandal bank belum lagi selama masa pemerintahannya menjadikan ngr RI menjadi terkorup di asia tenggara Korupsi merajalela dmana2x terusss lahh gmana jadinya piye mas

  4. sovi May 13, 2010 at 10:58 am

    ingat kita negara timur, apalagi jupe mencalonkan diri di daerah pacitan yang dikenal agamis, sosok seorang pemimpin seharusnya yang punya akhlak yang mulia dan budi pekeri yang luhur, mungkin saat ini memanglah susah, taada lagi seorang pemimpin seperti jaman Rasullulloh, tapi apakah tada anak pacitan yang betul-betul mampu memimpin daerahnya itu sendiri, menurut saya boleh artis berpolitik dan ikut menentukan nasirakyat,,,,ya bo liat-liat dulu yang bagaiman yang dipilih, kecuali rayat pacitan emang sudah tabisa melihat lagi.

  5. pemuda May 21, 2010 at 10:57 am

    negara boleh timur tapi pemimpinya membuat nya ke AS - ” NEOLIBERAL “

  6. dukung jupe May 27, 2010 at 2:36 pm

    yah,mungkin saja ini jalan supaya jupe bisa lebih agamis dengan memimpin daerah yang agamis..kasih kesempatan dong ah..don’t judge the book by it’s cover dong..

  7. abi Qafas May 31, 2010 at 2:56 pm

    Kalau JUPE lolos jadi wakil bupati……..Mau jadi apa Kab. Pacitan……Mau diajak goyang semua ta sambil ( Maaf ) buka2an…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone