Cabup Gresik Kampanye Bersama Empat Istri

Calon Bupati Gresik Mujitabah (Gus Tabah) melakukan kampanye menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan mengajak empat orang istrinya di Gresik, Minggu.

Calon bupati dari jalur independen yang berpasangan dengan Suwarno, mantan Kepala Desa Dungus, Kecamatan Cerme, itu menyatakan keempat istrinya siap membantunya untuk memenangi Pilkada Gresik pada 26 Mei 2010.

“Kami yakin pasangan “Jiwaku” (Muji-Suwarno) menang. Sekarang masyarakat sudah pintar. Istri banyak adalah pertanda orang laki-laki yang mampu dan bepengalaman menjadi imam,” kata Susi, salah satu isteri Mujitabah saat berorasi di panggung kampanye.

Ia menyatakan, para istri Mujitabah berkomitmen membantu kemenangan sang suami dalam meraih kursi Bupati Gresik.

“Insya Allah, Abah sangat amanah jika diberi kemenangan oleh Allah. Selama kami menjadi istri-istrinya tidak pernah merasa diperlakukan kurang adil oleh Abah. Semuanya, baik yang tua, maupun yang muda diperlakukan sama,” katanya.

Susi menjelaskan, keadilan itu sesuatu yang disesuaikan dengan porsinya sehingga tidak mungkin kebutuhan setiap orang sama. “Jadi, ketika saya membutuhkan sesuatu, belum tentu istri Abah yang lain, Sis, Anis, dan Iffa membutuhkannya. Begitu juga sebaliknya. Adil itu tergantung kebutuhan,” katanya.

Saat mendampingi suami berkempanye, keempat istri itu mengenakan seragam berupa stelan putih-hitam bertuliskan “Wujudkan Pemilukada 2010 yang Damai” lengkap dengan jilbab masing-masing.

Mereka berjalan beriringan sesuai dengan urutan nikah sang calon bupati independen itu. “Kami sudah biasa hadir bersama dalam sebuah acara,” kata Susi seraya menambahkan, keempat istri Mujitabah itu sudah seperti saudara.

Menurut dia, suaminya itu tidak hanya menikah empat kali, tapi sudah berkali-kali. Namun saat ini istrinya tinggal empat. Susi merupakan teman kuliah Mujitabah di Fakultas Hukum sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya.

Awalnya dia tidak tahu kalau suaminya itu sudah berstatus suami dari seorang perempuan bernama Sisi. “Awalnya, memang kesal, tapi lama-kelamaan juga memahami. Ini memang takdir, semua orang memang selalu ingin yang terbaik,” kata Susi yang dinikahi Mujitabah pada 1990 itu.

Kini Mujitabah bersama keempat istrinya telah dikaruniai 11 anak. Susi meminta masyarakat tidak memandang negatif seorang pria yang berpoligami. “Lebih baik suami kita izin berpoligami daripada dia berzinah. Saya yakin masyarakat sekarang cerdas,” katanya.*

Sumber :antarajatim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone