Jika Kalah, Daryono Kembali Jabat Sekda
Calon Bupati nomor urut 3 Daryono menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Boyolali di TPS 1 Dukuh Pomah, Desa Mojosongo, Minggu (9/5) hari ini.
Dia mendatangi tempat pemungutan suara didampingi istri Tuti Herawati sekitar pukul 07.00 WIB.
Daryono yang saat itu menggunakan pakaian batik berwarna coklat dan dipadu celana terang, mendapat giliran mencoblos pukul 07.20 WIB. Yang menarik, sekda non aktif Boyolali tersebut tidak memakai alas kaki (nyeker) ketika mendatangi TPS.
Menurut Daryono, pihaknya siap menang atau kalah dalam pemilukada periode 2010-2015. Sebab, kata dia, dalam proses demokrasi seperti ini sudah biasa muncul calon yang menang atau kalah. “Saya pribadi siap menang atau kalah,” kata dia kepada wartawan.
Namun begitu, pria yang saat itu memakai kopiah warna hitam tersebut tetap percaya diri bisa memenangi pemilukada dalam satu putaran. “Target kami memang menang dalam satu putaran. Kami selalu berdoa agar semua berjalan lancar dan bisa memenangi pilkada,” kata pria yang mencalonkan diri berpasangan dengan Joko Widodo itu.
Lebih lanjut, Daryono mengatakan, siapapun yang menang menjadi bupati nanti harus bisa menyejahterakan rakyatnya. Terutama dalam empat aspek, diantaranya mengurangi angka kemiskinan, menambah dan memperbaiki infrastruktur perkotaan maupun pedesaan, mengembangkan potensi ekonomi masyarakat dan mengelola lingkungan hidup dengan baik. “Ke depan, harapan yang diinginkan adalah masyarakat bisa sejahtera dan makmur,” ungkapnya.
Di sisi lain, jika hasil perolehan suara menunjukkan bahwa pasangan Darjo kalah, dirinya siap kembali menjabat Sekda Boyolali. “Jabatan yang saya emban masih dua tahun lagi. Misal kalah, saya akan kembali ke situ (Sekda, Red),” tandasnya.
Sumber: Arif M Iqbal.Boyolali, Cybernews.