Panwas Pilkada Sumenep Kaji Persoalan di Sapeken

Anggota panitia pengawas (panwas) pemilu kepala daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih melakukan kajian atas persoalan berkas rekapitulasi penghitungan perolehan hasil pilkada di Kecamatan Sapeken yang tidak dimasukkan ke dalam amplop bersegel.

Ketua Panwas Pilkada Sumenep Bambang Hermanto, Selasa, menjelaskan, pihaknya telah meminta keterangan kepada dua anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) Sapeken atas kasus tersebut.

“Kami sudah memeriksa dua anggota PPK Sapeken atas kasus tidak dimasukkannya berkas rekapitulasi perolehan suara tingkat kabupaten ke dalam amplop bersegel pada Senin (21/6) sore. Saat ini, kami masih mengkaji hasil pemeriksaan tersebut,” katanya di Sumenep.

Ia mengemukakan, pemeriksaan kepada anggota PPK Sapeken itu merupakan tindak lanjut atas keberatan yang diajukan saksi pasangan Ilyas Siraj-Rasik Rahman atau “Iman” pada rapat rekapitulasi perolehan suara tingkat kabupaten di kantor KPU Sumenep pada Senin siang.

“Kami berusaha gerak cepat untuk menuntaskan kasus tersebut. Sesuai aturan main yang ditetapkan KPU, berkas rekapitulasi perolehan suara tingkat kecamatan memang harus dimasukkan ke dalam amplop bersegel sebelum dibuka pada rekapitulasi tingkat kabupaten,” ucap Bambang menuturkan.

Pada hari Senin, saksi pasangan “Iman”, Sudirman mengajukan protes dan keberatan setelah melihat berkas rekapitulasi perolehan suara tingkat Kecamatan Sapeken yang dipegang anggota PPK setempat, tidak berada di dalam amplop yang bersegel.

Dalam rapat rekapitulasi perolehan suara tingkat kabupaten di kantor KPU itu, saksi pasangan “Iman” juga menyatakan, tidak dimasukkannya berkas rekapitulasi suara tingkat kecamatan oleh anggota PPK Sapeken tersebut sebagai sebuah pelanggaran.

Pilkada Sumenep yang dilaksanakan pada hari Senin (14/6) pekan lalu diikuti oleh delapan pasangan calon.

Mereka adalah Azasi Hasan-Dewi Khalifah atau “Assifa” yang diusung PBB dan PKNU, A. Busyro Karim-Sungkono Sidik atau “Abussidik” (PKB dan PDIP), Malik Effendi-Rahmad atau “Mamad” (PAN dan Partai Hanura), dan Bambang Mursalin-M. Saleh Abdullah atau “Basmalah” (Partai Demokrat, Partai Golkar, PKS, dan 17 partai politik).

Kemudian, Samaruddin Toyyib-Abdul Kadir atau “Sa-Ya” (perseorangan), Kafrawi-Djoko Sungkono atau “KD” (perseorangan), Ilyas Siraj-Rasik Rahman atau “Iman” (perseorangan), dan Sugianto-M. Muhsin Amir atau “SMS” (PPP dan PDP).

Sesuai rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten, pasangan “Abussidik” memperoleh 116.677 suara atau 21,41 persen, “Assifa” 111.569 suara (20,47 persen), “Iman” 111.007 suara (20,37 persen), dan “Basmalah” 73.635 suara (13,51 persen).

Selanjutnya pasangan “Mamad” memperoleh 48.013 suara (8,81 persen), “SMS” 42.713 suara (7,84 persen), “Sa-Ya” 31.353 suara (5,75 persen), dan “KD” 10.074 suara (1,85 persen).

Sumber : antarajatim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone