Bawaslu: Telewicara SBY Bukan Kampanye
Tim Sukses Mega-Prabowo harus menelan pil pahit atas laporan ke Badan Pengawas Pemilu pada Sabtu lalu. Pasalnya, Bawaslu memastikan telewicara yang dilakukan SBY sehari menjelang pemilu bukan dikategorikan kampanye. Ini diungkapkan anggota Bawaslu Wirdianingsih dalam jumpa pers di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (16/7/2009).
Tim SBY: Bawaslu Salah Alamat
Sebagai presiden SBY sah-sah saja meminta laporan dari para kepala daerah. Surat panggilan Badan Pengawas Pemilu kepada calon presiden incumbent Susilo Bambang Yudhoyono dan tim sukses untuk memberikan keterangan terkait teleconference bersama kepala daerah sehari menjelang Pemilihan Presiden dinilai salah alamat.
Teleconference SBY dengan Kepala Daerah Bawaslu Panggil SBY
Pemanggilan itu merupakan tindaklanjut pengaduan tim Mega-Prabowo. Badan Pengawas Pemilu, memanggil calon presiden incumbent, Susilo Bambang Yudhoyono, dan tim suksesnya. Pemanggilan ini untuk meminta keterangan terkait teleconference SBY dengan para gubernur dan bupati yang dilakukan sehari menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden 2009.
Bawaslu Temukan 539 Pelanggaran Saat Pilpres
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan 539 pelanggaran pemilu per provinsi dalam tahapan pemungutan dan perhitungan surat suara pilpres 8 Juli lalu. Anggota Bawaslu, Wahidah Suaib menyatakan dugaan pelanggaran pemilu terdiri dari pelanggaran adminstrasi sebanyak 401 kasus, dan yang telah ditindaklanjuti ke KPU jumlahnya 188 kasus.
KPU: Bawaslu Juga Dibantu Asing!
Keberadaan International Foundation for Electoral System (IFES) dalam tabulasi suara Pilpres 2009 berbasis SMS di Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengundang pro dan kontra. KPU dituding menerima dana dari lembaga asing itu. Namun anggota KPU Andi Nurpat dengan tegas membantah tudingan miring itu. Menurut dia, tidak hanya KPU yang dibantu pihak asing dalam kegiatan penyelenggaraan pemilu.
Bawaslu Sayangkan Pernyataan Menhan Soal SBY
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyayangkan pernyataan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono yang mengatakan 60 persen suara memilih SBY. Pasalnya, pernyataan tersebut diucapkan sebelum penghitungan suara dilakukan.
Mobile Voters yang Merepotkan Bawaslu
Mereka berpeluang memilih lebih dari satu kali, tapi juga berpeluang tidak bisa memilih. Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum, Bambang Eka Cahya mengatakan sangat sulit melakukan pengawasan terhadap para pemilih yang mempunyai mobilitas tinggi. “Kita (Bawaslu) tidak punya sistem pengawasan yang baik terhadap mobile voter,” kata Bambang Eka usai meninjau pelaksanaan pemilu di Jakarta, Rabu 8 […]
Bawaslu: Lembaga Survei Harus Jujur
Seharusnya lembaga survei itu jujur mengungkapkan apakah quick count atau exit poll. Anggota Badan Pengawas Pemilu, Bambang Eka Cahya, meminta lembaga-lembaga survei menjalankan praktek ilmiah secara jujur. Pernyataan Bambang ini terkait publikasi hasil survei yang dilakukan pada waktu proses pemungutan suara Pemilihan Presiden berlangsung, Rabu 8 Juli 2009.
Bawaslu Akan Pastikan Tinta Berkualitas
Cara kedua adalah, pemilih harus diawasi betul karena itu perlu peran masyarakat. Mahkamah Konstitusi memutuskan Kartu Tanda Penduduk dan paspor bisa digunakan untuk memilih dalam Pemilihan Presiden 2009. Badan Pengawas Pemilu akan menindaklanjuti dengan mengawasi tinta sebagai pertanda telah memilih.
Bawaslu: Awas KTP Siluman!
Belum lagi satu hari usai diputuskannya penggunaan KTP oleh Mahkamah Konstitusi, Bawaslu memperingatkan untuk mengantisipasi persoalan baru, yakni KTP siluman alias palsu. “Harus diantisipasi betul oleh para Camat atau Kepala Desa untuk memperhatikan betul KTP yang keluar dalam jangka waktu 6 sampai 8 Juli, karena bisa saja tim sukses memobilisasikan pembuatan KTP dadakan,” ujarnya anggota […]